TKA SD SMP SMA

Kerangka Asesmen Tes Kemampuan Akademik BAHASA INDONESIA Jenjang SD/MI/Sederajat

Definisi

TKA Bahasa Indonesia SD/MI/sederajat difokuskan pada salah satu keterampilan berbahasa, yakni membaca. Membaca dipilih sebagai fokus karena merupakan keterampilan yang menjadi fondasi untuk terus belajar dan bekerja pada era teknologi yang berubah dan berkembang sangat cepat.

Muatan

Keterampilan membaca diujikan pada dua jenis teks, yaitu teks informasi dan teks fiksi.

  • Teks informasi merupakan teks yang berisi fakta sederhana dari berbagai bidang atau topik serta berskala lokal dan nasional.
  • Teks fiksi merupakan cerita rekaan yang dapat berupa fantasi atau faktual (sejarah/biografi) dengan latar cerita konkret, tokoh berkarakter datar, konflik tunggal dengan penyelesaian tertutup, alur maju, dan sudut pandang orang pertama.

Teks yang digunakan TKA memiliki karakteristik kosakata, kalimat, dan wacana sebagai berikut.

  • Karakteristik kosakata: kata dasar, kata berimbuhan, kata konkret, dominan makna denotatif, makna konotatif konteks terbatas.
  • Karakteristik kalimat: jumlah kata 3–7 per kalimat, pola kalimat dasar SPOK, struktur bahasa tulis bercampur bahasa lisan terbatas.
  • Karakteristik wacana: kohesi pengacuan/referensi, konjungsi antarparagraf penambahan/penjelasan; panjang teks 150–200 kata (kecuali teks puisi).

Kompetensi

Aspek keterampilan membaca yang diukur adalah:

  • Mengidentifikasi informasi tersurat dalam teks.
  • Menyusun ulang, mengelompokkan, membuat ikhtisar, dan menyajikan kembali informasi tersurat dalam teks.
  • Mengidentifikasi dan menyimpulkan informasi tersirat dalam teks.
  • Menilai gagasan, fakta, atau opini dalam teks.
  • Menanggapi isi teks, merefleksi diri dengan tokoh atau kejadian, dan menanggapi bahasa penulis dalam teks.

Aspek-aspek tersebut dikelompokkan ke dalam tiga kompetensi, yaitu:

  • Pemahaman tekstual, yaitu kemampuan untuk memahami informasi yang dikemukakan secara eksplisit, mengelompokkan, menyusun ulang, dan menyajikan kembali informasi secara eksplisit dari teks.
  • Pemahaman inferensial, yaitu kemampuan untuk menarik kesimpulan berdasarkan informasi yang tersirat dalam teks.
  • Evaluasi dan apresiasi, yaitu kemampuan untuk membuat penilaian terhadap ide, menanggapi teks secara emosional dan estetis dengan mempertimbangkan dampaknya terhadap perasaan, imajinasi, serta penggunaan bahasa oleh penulis.

Matriks Asesmen

Pemahaman Tekstual

Mengidentifikasi penggunaan kosakata umum dan khusus dalam berbagai bidang.
Mengidentifikasi objek berdasarkan kosakata yang digunakan dalam teks fiksi atau nonfiksi.
Menyusun kembali informasi dari teks dalam bentuk ikhtisar/bagan.
Mengidentifikasi informasi tersurat dalam teks.

Pemahaman Inferensial

Menyimpulkan ide pokok, gagasan pendukung, amanat, tokoh, peristiwa, dan/atau nilai-nilai dalam teks.
Menyimpulkan perubahan sederhana pada objek, karakter, dan/atau latar dalam teks fiksi atau nonfiksi.
Menjelaskan makna ungkapan yang digunakan dalam teks.

Evaluasi dan Apresiasi

Menilai relevansi peristiwa dalam teks dengan kehidupan sehari-hari berdasarkan pengalaman atau pengetahuan pribadi.
Menilai kesesuaian antarunsur dan/atau antarinformasi dalam teks.
Menyimpulkan respons emosional terhadap unsur teks fiksi.

Related Post

No comments

Tinggalkan komentar