Salah satu karakteristik Ujian PPAT adalah banyaknya soal yang menguji jangka waktu, batas usia, batas luas tanah, persentase pajak, jumlah saksi, jumlah hari, dan angka-angka penting lainnya.
Karena itu, sebelum mempelajari setiap bab, luangkan waktu untuk menghafalkan daftar berikut. Penguasaan angka-angka ini akan sangat membantu menghindari kesalahan pada soal-soal yang bersifat mengingat (recall) maupun soal analisis.
A. BATAS WAKTU (HARI)
| Angka |
Keterangan |
| 5 |
Bukan batas waktu laporan bulanan PPAT (sering dijadikan pengecoh soal). |
| 7 Hari Kerja |
Batas waktu PPAT menyampaikan akta dan dokumen ke Kantor Pertanahan setelah penandatanganan akta. |
| 10 |
Laporan bulanan PPAT disampaikan paling lambat tanggal 10 bulan berikutnya. |
| 14 Hari Kalender |
Masa pengumuman Data Fisik dan Data Yuridis pada PTSL. |
| 30 Hari Kalender |
Masa pengumuman Data Fisik dan Data Yuridis pada Pendaftaran Tanah Sporadik. |
| 30 Hari |
Batas waktu ahli waris/keluarga/pegawai melaporkan PPAT yang meninggal dunia kepada Kantor Pertanahan. |
| 60 Hari |
Sering dijadikan pilihan pengecoh dalam soal, bukan batas waktu pelaporan kematian PPAT maupun pengumuman PTSL. |
B. BATAS WAKTU (BULAN)
| Angka |
Keterangan |
| 3 Bulan |
PPAT wajib melaporkan pengangkatannya kepada Kepala Kantor Pertanahan. Jika tidak, SK pengangkatan batal demi hukum. |
| 6 Bulan |
Maksimum pemberhentian sementara bagi PPAT yang melanggar ketentuan uang jasa. |
C. BATAS WAKTU (TAHUN)
| Angka |
Keterangan |
| 1 Tahun |
Orang asing atau WNI yang kehilangan kewarganegaraan wajib melepaskan Hak Milik yang diperolehnya karena pewarisan atau percampuran harta. |
| 20 Tahun |
Jangka waktu awal Hak Guna Usaha menurut UUPA (penting dipahami dalam konteks historis). |
| 25 Tahun |
Jangka waktu HGU untuk usaha tertentu menurut UUPA (historis). |
| 30 Tahun |
Jangka waktu awal Hak Guna Bangunan menurut PP Nomor 18 Tahun 2021. |
| 35 Tahun |
Jangka waktu awal Hak Guna Usaha menurut PP Nomor 18 Tahun 2021. |
| 80 Tahun |
Akumulasi maksimum HGB (pemberian, perpanjangan, dan pembaruan) sesuai PP Nomor 18 Tahun 2021. |
| 95 Tahun |
Akumulasi maksimum HGU sesuai PP Nomor 18 Tahun 2021. |
D. JUMLAH ORANG
| Angka |
Keterangan |
| 2 Orang |
Saksi dalam pembuatan Akta PPAT. |
| 2 Orang |
Saksi pada surat pernyataan ahli waris. |
E. BATAS USIA
| Angka |
Keterangan |
| 22 Tahun |
Usia minimum untuk dapat diangkat sebagai PPAT. |
F. BATAS LUAS TANAH
| Angka |
Keterangan |
| 10 Hektare |
Acuan penggunaan jenis tanda batas tertentu dalam pengukuran bidang tanah. |
| 15.000 m² |
Batas kewenangan tertentu dalam penerbitan SK Pemberian Hak Milik atas tanah nonpertanian bagi perorangan. |
G. PAJAK DAN BIAYA
| Angka |
Keterangan |
| 2,5% |
Tarif PPh pengalihan hak atas tanah dan/atau bangunan untuk transaksi pada umumnya oleh orang pribadi. |
| 1% |
Tarif PPh bagi developer untuk penjualan Rumah Sederhana (RS) dan Rumah Sangat Sederhana (RSS) sesuai ketentuan yang berlaku. |
| Rp50.000 |
PNBP pendaftaran pembebanan Hak Tanggungan sampai nilai tertentu (sesuai PP Nomor 128 Tahun 2015). |
H. UANG JASA PPAT
| Nilai Transaksi |
Maksimum Uang Jasa |
| Sampai Rp500.000.000 |
Maksimal 1% dari nilai transaksi |
| Rp500.000.000 – Rp1.000.000.000 |
Maksimal 0,75% dari nilai transaksi |
| Rp1.000.000.000 – Rp2.500.000.000 |
Maksimal 0,50% dari nilai transaksi |
| Di atas Rp2.500.000.000 |
Maksimal 0,25% dari nilai transaksi |
I. PTSL
| Angka |
Keterangan |
| 4 Kluster |
Kategori penyelesaian hasil Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). |
J. AKTA PPAT
| Angka |
Keterangan |
| 8 Akta |
Jumlah perbuatan hukum yang menjadi kewenangan PPAT berdasarkan PP Nomor 37 Tahun 1998. |
| 2 Lembar Asli |
Akta PPAT dibuat dalam dua lembar asli; lembar pertama disimpan PPAT dan lembar kedua disampaikan ke Kantor Pertanahan. |
TIPS MENGHAFAL
Agar lebih mudah mengingat, kelompokkan angka berdasarkan jenisnya:
- Hari: 7 – 10 – 14 – 30
- Bulan: 3 – 6
- Tahun: 1 – 20 – 25 – 30 – 35 – 80 – 95
- Orang: 2 – 2
- Usia: 22
- Luas: 10 ha – 15.000 m²
- Pajak: 1% – 2,5%
- Akta: 8 – 2
Catatan: Jangan hanya menghafal angkanya. Pahami juga konteks penggunaannya, karena banyak soal Ujian PPAT menggunakan angka yang sama dengan konteks yang berbeda sebagai pilihan pengecoh.
Tinggalkan komentar