TOEIC (Test of English for International Communication) adalah salah satu tes kemampuan bahasa Inggris yang dirancang untuk mengukur kemampuan seseorang dalam menggunakan bahasa Inggris dalam konteks komunikasi sehari-hari dan profesional.
TOEIC banyak digunakan oleh perusahaan, institusi pendidikan, lembaga pelatihan, maupun pencari kerja sebagai salah satu indikator kemampuan komunikasi bahasa Inggris. Karena berorientasi pada situasi nyata di dunia kerja, TOEIC menjadi salah satu tes bahasa Inggris yang relevan bagi mereka yang ingin meningkatkan peluang karier.
Apa Itu TOEIC?
TOEIC adalah tes kemampuan bahasa Inggris yang berfokus pada penggunaan bahasa Inggris dalam lingkungan internasional, khususnya komunikasi yang berkaitan dengan pekerjaan dan aktivitas profesional.
Berbeda dengan tes bahasa Inggris yang lebih berorientasi pada kemampuan akademik, materi TOEIC banyak menggunakan situasi yang dapat ditemukan dalam kehidupan profesional, seperti rapat, percakapan di tempat kerja, email, pengumuman, jadwal perjalanan, presentasi, hingga komunikasi dengan pelanggan.
TOEIC dikembangkan untuk memberikan gambaran mengenai kemampuan seseorang dalam memahami dan menggunakan bahasa Inggris dalam konteks komunikasi internasional.
Mengapa TOEIC Penting?
Kemampuan bahasa Inggris menjadi salah satu kompetensi yang semakin dibutuhkan di dunia kerja. Banyak perusahaan berinteraksi dengan pelanggan, mitra, pemasok, atau kantor pusat yang menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa komunikasi.
Sertifikat atau skor TOEIC dapat menjadi dokumen pendukung yang menunjukkan tingkat kemampuan bahasa Inggris seseorang.
TOEIC dapat bermanfaat untuk:
- Melamar pekerjaan di perusahaan nasional maupun multinasional
- Memenuhi persyaratan rekrutmen perusahaan
- Mengikuti program pengembangan karyawan
- Mendukung promosi atau pengembangan karier
- Mengikuti program pendidikan atau pelatihan tertentu
- Mengukur kemampuan bahasa Inggris secara objektif
- Mengetahui kemampuan bahasa Inggris sebelum mengikuti proses rekrutmen
Siapa yang Perlu Mengikuti TOEIC?
TOEIC dapat diikuti oleh berbagai kalangan, terutama mereka yang membutuhkan kemampuan bahasa Inggris untuk kebutuhan profesional.
Beberapa di antaranya adalah:
Pelajar dan mahasiswa
TOEIC dapat menjadi salah satu cara untuk mengukur kemampuan bahasa Inggris sebelum memasuki dunia kerja.
Fresh graduate
Bagi lulusan baru, hasil TOEIC dapat menjadi salah satu dokumen pendukung ketika melamar pekerjaan, terutama pada perusahaan yang membutuhkan kemampuan bahasa Inggris.
Karyawan
Karyawan dapat menggunakan TOEIC untuk mengetahui kemampuan bahasa Inggris mereka dan mendukung kebutuhan pengembangan karier.
Pencari kerja
Jika sebuah perusahaan mencantumkan skor TOEIC sebagai salah satu persyaratan, peserta perlu mempersiapkan diri agar dapat mencapai target skor yang dibutuhkan.
Profesional
Bagi profesional yang sering berkomunikasi dengan kolega atau klien internasional, TOEIC dapat menjadi salah satu alat untuk mengukur kemampuan bahasa Inggris dalam konteks pekerjaan.
Jenis Tes TOEIC
TOEIC memiliki beberapa bentuk tes yang mengukur kemampuan bahasa Inggris dari aspek yang berbeda.
Dua kemampuan yang paling dikenal dalam TOEIC adalah Listening dan Reading.
1. TOEIC Listening
Bagian Listening mengukur kemampuan peserta dalam memahami bahasa Inggris yang disampaikan secara lisan.
Peserta akan menghadapi berbagai situasi komunikasi yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari maupun lingkungan kerja.
Kemampuan yang perlu dikuasai antara lain:
- Memahami percakapan
- Menangkap informasi spesifik
- Memahami pertanyaan
- Mengenali maksud pembicara
- Memahami informasi tersirat
- Menghubungkan informasi dari percakapan atau pernyataan
Kecepatan memahami informasi menjadi salah satu tantangan utama dalam bagian Listening.
2. TOEIC Reading
Bagian Reading mengukur kemampuan memahami informasi tertulis dalam bahasa Inggris.
Materinya dapat menggunakan berbagai bentuk teks yang berkaitan dengan kehidupan profesional, seperti email, iklan, formulir, pengumuman, artikel, memo, dan informasi lainnya.
Kemampuan yang perlu dikuasai antara lain:
- Memahami ide utama
- Menemukan informasi spesifik
- Memahami kosakata
- Memahami tata bahasa
- Menentukan hubungan antarkalimat
- Menarik kesimpulan berdasarkan teks
- Memahami informasi tersurat dan tersirat
Struktur TOEIC Listening & Reading
Secara umum, TOEIC Listening & Reading terdiri atas dua bagian utama:
| Bagian | Fokus Kemampuan |
|---|---|
| Listening | Memahami bahasa Inggris lisan |
| Reading | Memahami bahasa Inggris tertulis |
Tes Listening terdiri dari 100 soal, sedangkan Reading terdiri dari 100 soal. Dengan demikian, keseluruhan tes terdiri dari 200 soal.
Pembagian waktu juga menjadi faktor penting. Peserta harus mampu mengelola waktu dengan baik, terutama pada bagian Reading karena harus menyelesaikan sejumlah besar soal dalam waktu yang terbatas.
Bagian-Bagian TOEIC Listening
TOEIC Listening secara umum terdiri atas empat bagian.
Part 1 – Photographs
Peserta melihat gambar dan mendengarkan beberapa pernyataan. Peserta kemudian memilih pernyataan yang paling sesuai dengan gambar.
Kemampuan yang dibutuhkan antara lain pemahaman kosakata, aktivitas, posisi benda, dan deskripsi seseorang atau situasi.
Part 2 – Question-Response
Peserta mendengarkan sebuah pertanyaan atau pernyataan dan memilih respons yang paling sesuai.
Bagian ini membutuhkan kemampuan memahami maksud pertanyaan dengan cepat.
Peserta perlu berhati-hati terhadap pilihan jawaban yang menggunakan kata-kata yang terdengar mirip dengan pertanyaan tetapi sebenarnya tidak menjawabnya.
Part 3 – Conversations
Peserta mendengarkan percakapan antara dua orang atau lebih kemudian menjawab beberapa pertanyaan berdasarkan percakapan tersebut.
Kemampuan yang diuji dapat mencakup:
- Informasi utama
- Informasi spesifik
- Tujuan percakapan
- Lokasi
- Waktu
- Masalah
- Solusi
- Informasi tersirat
Part 4 – Talks
Peserta mendengarkan monolog atau pembicaraan singkat kemudian menjawab pertanyaan berdasarkan informasi yang didengar.
Materinya dapat berupa pengumuman, pesan, informasi mengenai kegiatan, presentasi singkat, atau situasi profesional lainnya.
Bagian-Bagian TOEIC Reading
TOEIC Reading secara umum terdiri atas tiga bagian.
Part 5 – Incomplete Sentences
Peserta harus memilih kata atau frasa yang tepat untuk melengkapi sebuah kalimat.
Materi yang sering muncul berkaitan dengan:
- Grammar
- Vocabulary
- Word form
- Parts of speech
- Tenses
- Prepositions
- Conjunctions
Penguasaan tata bahasa dan kosakata sangat membantu dalam menyelesaikan bagian ini.
Part 6 – Text Completion
Peserta membaca sebuah teks dengan beberapa bagian yang belum lengkap kemudian memilih jawaban yang paling tepat.
Selain grammar dan vocabulary, peserta perlu memahami konteks keseluruhan teks.
Part 7 – Reading Comprehension
Peserta membaca berbagai jenis teks kemudian menjawab pertanyaan berdasarkan informasi yang tersedia.
Bagian ini membutuhkan kemampuan membaca cepat sekaligus akurat.
Peserta dapat menemukan teks berupa:
- Surat
- Pengumuman
- Artikel
- Iklan
- Pesan
- Formulir
- Jadwal
- Informasi perusahaan
- Teks gabungan
Sistem Penilaian TOEIC
TOEIC Listening dan Reading masing-masing memiliki rentang skor 5–495 sehingga total skor berada pada rentang 10–990.
Skor TOEIC bukan sekadar jumlah soal yang benar. Hasil tes menggunakan sistem penskoran tertentu sehingga skor akhir menggambarkan tingkat kemampuan peserta berdasarkan performa pada tes.
Karena itu, target skor perlu ditentukan berdasarkan kebutuhan.
Misalnya, seseorang yang membutuhkan TOEIC untuk melamar pekerjaan sebaiknya mengetahui terlebih dahulu apakah perusahaan menetapkan batas skor tertentu.
Berapa Skor TOEIC yang Bagus?
Tidak ada satu angka yang dapat disebut sebagai skor yang “pasti bagus” untuk semua kebutuhan.
Interpretasi skor sebaiknya disesuaikan dengan tujuan peserta.
Sebagai contoh, perusahaan tertentu mungkin menetapkan persyaratan skor tertentu untuk posisi tertentu. Posisi yang membutuhkan komunikasi intensif dalam bahasa Inggris juga dapat membutuhkan kemampuan yang lebih tinggi dibandingkan posisi yang jarang menggunakan bahasa Inggris.
Karena itu, pertanyaan yang lebih tepat bukan hanya “Berapa skor TOEIC yang bagus?”, tetapi juga “Berapa skor TOEIC yang saya butuhkan untuk tujuan saya?”
Cara Mempersiapkan TOEIC
Persiapan tes ini sebaiknya tidak hanya dilakukan dengan mengerjakan soal sebanyak-banyaknya.
Strategi yang lebih efektif adalah memahami format tes, mengetahui kelemahan diri, kemudian melakukan latihan secara terarah.
1. Pahami Format Tes
Kenali jenis soal yang akan dihadapi.
Dengan memahami format sejak awal, peserta tidak perlu menghabiskan waktu untuk memahami mekanisme soal ketika tes berlangsung.
2. Tingkatkan Vocabulary
Kosakata merupakan bagian penting dalam Listening maupun Reading.
Pelajari kosakata yang sering digunakan dalam konteks pekerjaan, bisnis, perjalanan, pelayanan pelanggan, komunikasi kantor, dan kehidupan sehari-hari.
3. Latihan Listening Secara Rutin
Jangan hanya berlatih Listening sesekali.
Biasakan mendengarkan bahasa Inggris secara rutin agar telinga terbiasa dengan berbagai pengucapan dan kecepatan bicara.
4. Perkuat Grammar
Grammar sangat membantu terutama pada bagian Reading.
Fokus pada struktur yang sering digunakan, seperti:
- Parts of speech
- Subject-verb agreement
- Tenses
- Passive voice
- Relative clauses
- Conjunctions
- Prepositions
- Gerunds dan infinitives
- Adjectives dan adverbs
5. Latihan Membaca Cepat
Pada Reading, kemampuan memahami teks saja tidak cukup.
Peserta juga perlu memiliki kemampuan mengatur waktu.
Biasakan membaca pertanyaan secara efektif, menemukan informasi yang relevan, dan tidak terlalu lama terjebak pada satu soal.
6. Kerjakan Simulasi
Simulasi membantu peserta mengetahui kondisi kemampuan sebelum mengikuti tes sebenarnya.
Dari hasil simulasi, peserta dapat mengetahui bagian mana yang paling membutuhkan perbaikan.
Tips Meningkatkan Skor TOEIC
Beberapa strategi berikut dapat membantu persiapan:
Jangan menerjemahkan semua kata.
Mencoba menerjemahkan setiap kata ke bahasa Indonesia dapat menghabiskan waktu. Biasakan memahami makna berdasarkan konteks.
Kenali pola soal.
Semakin sering berlatih, semakin mudah mengenali pola pertanyaan yang sering digunakan.
Perhatikan kata kunci.
Dalam Listening, informasi penting sering muncul dalam bentuk nama, angka, waktu, tempat, aktivitas, alasan, atau tujuan.
Jangan terlalu lama pada satu soal.
Khusus Reading, pengelolaan waktu sangat penting. Jika menemukan soal yang sulit, jangan sampai satu soal menghabiskan waktu yang seharusnya digunakan untuk mengerjakan soal lain.
Evaluasi kesalahan.
Jangan hanya menghitung jumlah jawaban benar. Cari tahu mengapa jawaban salah.
Apakah penyebabnya vocabulary, grammar, kurang memahami konteks, kurang teliti, atau kehabisan waktu?
Evaluasi seperti ini membuat latihan menjadi jauh lebih efektif.
Berapa Lama Waktu yang Dibutuhkan untuk Persiapan TOEIC?
Waktu persiapan TOEIC sangat bergantung pada kemampuan awal dan target skor.
Peserta yang sudah memiliki kemampuan bahasa Inggris yang baik mungkin membutuhkan waktu persiapan yang lebih singkat. Sementara itu, peserta dengan kemampuan dasar yang masih perlu diperkuat membutuhkan program belajar yang lebih panjang.
Yang paling penting adalah konsistensi.
Belajar secara teratur selama beberapa minggu atau bulan umumnya lebih efektif daripada belajar secara intensif hanya beberapa hari sebelum tes.
TOEIC untuk Dunia Kerja
Salah satu keunggulan TOEIC adalah konteksnya yang dekat dengan komunikasi profesional.
Situasi yang digunakan dalam tes dapat berkaitan dengan aktivitas seperti rapat, perjalanan bisnis, komunikasi pelanggan, jadwal kerja, email, pengumuman, dan berbagai aktivitas profesional lainnya.
Karena itu, tes ini dapat menjadi salah satu pilihan tes kemampuan bahasa Inggris bagi individu maupun organisasi yang ingin mengukur kemampuan komunikasi bahasa Inggris dalam konteks kerja.
TOEIC untuk Perusahaan dan Institusi
Tes ini juga dapat digunakan dalam konteks organisasi.
Perusahaan dapat memanfaatkannya sebagai bagian dari proses:
- Rekrutmen
- Pemetaan kemampuan bahasa Inggris karyawan
- Seleksi peserta pelatihan
- Evaluasi program pengembangan karyawan
- Penempatan karyawan
- Pengembangan kompetensi
Bagi institusi pendidikan atau lembaga pelatihan, TOEIC juga dapat menjadi salah satu instrumen untuk mengetahui kemampuan bahasa Inggris peserta.
TOEIC Bukan Sekadar Mengejar Sertifikat
Mengikuti TOEIC sebaiknya tidak hanya dipandang sebagai usaha mendapatkan sertifikat.
Hasil tes ini dapat membantu seseorang memahami posisi kemampuan bahasa Inggrisnya saat ini dan menentukan area yang perlu dikembangkan.
Dengan mengetahui kemampuan Listening dan Reading, peserta dapat menyusun strategi belajar bahasa Inggris yang lebih terarah.
Pada akhirnya, tujuan utama belajar bahasa Inggris bukan hanya mendapatkan skor tinggi, tetapi mampu menggunakan bahasa Inggris secara efektif ketika dibutuhkan.
Kesimpulan
TOEIC merupakan tes kemampuan bahasa Inggris yang banyak digunakan untuk mengukur kemampuan komunikasi dalam konteks internasional dan profesional.
Dengan memahami struktur Listening dan Reading, mengenali tipe soal, memperkuat vocabulary dan grammar, melatih kemampuan listening, meningkatkan kecepatan membaca, serta melakukan simulasi secara rutin, peserta dapat mempersiapkan diri dengan lebih terarah.
Jika Anda membutuhkan TOEIC untuk kebutuhan pekerjaan, rekrutmen, pengembangan karier, pendidikan, atau kebutuhan profesional lainnya, persiapan dan pelaksanaan tes yang terorganisasi dapat membantu Anda mendapatkan pengalaman tes yang lebih baik.
Ikuti TOEIC Bersama SEPAKET
Sudah siap mengukur kemampuan bahasa Inggris Anda?
Coba latihan/tryout bersama SEPAKET.
SEPAKET dapat membantu Anda mendapatkan pengalaman pelaksanaan TOEIC yang lebih terarah untuk mendukung kebutuhan pendidikan, pekerjaan, maupun pengembangan profesional.
Hubungi SEPAKET melalui Mastatag:
Segera hubungi SEPAKET di 081.329.983.555 untuk mendapatkan informasi mengenai pelaksanaan TOEIC dan persiapkan kemampuan bahasa Inggris Anda untuk melangkah lebih jauh di dunia pendidikan dan profesional.