Login akun
Masuk ke akun Zoom melalui aplikasi desktop, aplikasi seluler, atau portal web menggunakan email dan kata sandi terdaftar. Pilihan masuk alternatif meliputi SSO, Google, atau Facebook; pilih metode yang sesuai dengan kebijakan organisasi.
Aktifkan autentikasi dua faktor jika tersedia untuk keamanan. Verifikasi email dan pastikan akun memiliki lisensi atau peran yang mengizinkan menjadi host agar dapat menjadwalkan dan mengelola meeting.
Jika Anda memiliki beberapa akun, keluar dari akun lain dan masuk kembali dengan akun host yang benar. Gunakan SSO perusahaan bila organisasi memblokir akun pribadi untuk tujuan hosting.
Sebelum create zoom meeting, cek profil, pengaturan jadwal, dan perangkat audio/video. Setelah login terkonfirmasi, Anda siap membuat meeting baru dan mendistribusikan link undangan kepada peserta.
Klik new meeting
Setelah masuk ke akun Zoom, klik New Meeting untuk langsung create zoom meeting dan mengambil peran host. Aksi ini memulai sesi instan memakai personal meeting ID atau meeting ID sementara sesuai pengaturan profil Anda.
Jendela pertemuan terbuka dengan prompt audio dan video, serta menampilkan toolbar kontrol host. Anda akan melihat tombol Participants, Chat, Share Screen, Record, dan Security untuk mengelola jalannya pertemuan secara real time.
Sebelum mengundang peserta, lakukan pemeriksaan cepat perangkat dan koneksi. Pastikan mikrofon, kamera, dan pengaturan audio berfungsi untuk menghindari gangguan teknis pada awal sesi.
- Periksa audio dan video
- Undang peserta atau salin link pertemuan
- Kelola peserta (mute/remove)
- Mulai berbagi layar atau rekam sesi
Atur jadwal
Saat Anda create zoom meeting untuk tim, tentukan tanggal, waktu mulai, dan durasi yang jelas. Pilih zona waktu yang sesuai agar peserta lintas daerah tidak salah jadwal, dan pastikan durasi mencerminkan agenda pertemuan.
Untuk pertemuan rutin, aktifkan opsi berulang dan tentukan frekuensi. Jika perlu, atur opsi keamanan seperti password atau waiting room, serta batasi perekaman otomatis jika kebijakan organisasi tidak memperbolehkan perekaman tanpa izin.
Integrasikan jadwal ke kalender Google atau Outlook untuk sinkronisasi otomatis, tambahkan alternatif host agar pertemuan tetap berjalan jika Anda tidak hadir, dan aktifkan pengingat agar peserta menerima undangan serta notifikasi sebelum meeting dimulai.
Sebelum menyimpan, tinjau kembali zona waktu, durasi, dan hak akses peserta. Setelah itu, simpan pengaturan untuk create zoom meeting terjadwal dan lanjutkan membuat link undangan yang siap dibagikan ke peserta.
Setting keamanan
Saat Anda create zoom meeting, aktifkan fitur keamanan dasar: password meeting, Waiting Room, dan opsi authenticated users only. Kombinasi ini mencegah akses tak sah dan memberi Anda kontrol awal atas siapa yang masuk.
Atur izin selama create zoom meeting: batasi screen sharing hanya kepada host, set peserta mute on entry, dan nonaktifkan peserta mengaktifkan audio/video sendiri. Kunci meeting setelah semua peserta hadir untuk menutup akses baru.
Matikan fitur file transfer dan private chat bila tidak diperlukan, atau batasi pengiriman file. Gunakan kemampuan host untuk menghapus peserta, menggagalkan screen share yang tidak diinginkan, dan mencatat pelanggaran melalui fitur report.
Periksa pengaturan akun Zoom sebelum create zoom meeting: aktifkan unique meeting ID otomatis, update enkripsi sesuai kebijakan organisasi, dan pastikan aplikasi host selalu versi terbaru untuk menutup celah keamanan.
Buat link undangan
Setelah jadwal dan pengaturan keamanan selesai, host wajib membuat link undangan agar peserta dapat bergabung langsung. Untuk host yang ingin create zoom meeting, pastikan tautan, meeting ID, dan password terpasang sebelum mendistribusikan di aplikasi Zoom.
- Masuk ke meeting yang sudah dijadwalkan di dashboard host lalu pilih opsi undang.
- Pilih salin tautan atau salin teks undangan lengkap yang mencakup ID dan password.
- Jika perlu, aktifkan ruang tunggu untuk kontrol peserta.
Bagikan tautan melalui email, pesan grup, atau undangan kalender dengan catatan waktu dan instruksi koneksi. Periksa masa berlaku link dan uji tautan satu kali sebelum meeting agar peserta mendapatkan akses lancar.
Bagikan ke peserta
Setelah Anda create zoom meeting, salin undangan melalui fitur Copy Invitation atau gunakan Add to Calendar. Lampirkan link, Meeting ID, dan passcode agar peserta memperoleh akses lengkap langsung dari kalender atau email.
Cantumkan juga zona waktu, agenda singkat, materi pendukung, serta nomor telepon dial‑in internasional jika diperlukan. Instruksi singkat untuk bergabung lewat aplikasi dan pengaturan mikrofon membantu mengurangi keterlambatan teknis.
Pilih saluran distribusi sesuai audiens: email resmi untuk klien, undangan kalender untuk tim internal, atau pesan instan untuk pengingat cepat. Aktifkan registrasi atau waiting room pada setelan keamanan ketika peserta berskala besar.
Konfirmasi penerimaan dan kirim pengingat 24 jam serta 1 jam sebelum acara. Untuk event penting tunjuk co‑host, sediakan kontak teknis, dan lakukan uji coba link agar proses meeting berjalan profesional.
Mulai meeting
Klik Start Meeting untuk masuk sebagai host, lakukan pemeriksaan audio dan video, serta sesuaikan izin berbagi layar. Pastikan mikrofon dan kamera berfungsi sebelum peserta mulai bergabung agar jalannya sesi profesional dan tanpa gangguan.
Sebagai host yang baru saja create zoom meeting dan sudah membagikan link, pantau ruang tunggu, terima peserta sesuai urutan, serta atur nama tampilan untuk konsistensi presensi dan pencatatan absensi.
Manfaatkan kontrol host: mute all untuk mengurangi kebisingan, gunakan spotlight pada pembicara, aktifkan rekaman atau polling, dan siapkan breakout rooms bila sesi memerlukan diskusi kelompok.
Pada akhir sesi, pilih End Meeting for All atau Leave Meeting sesuai peran, simpan rekaman ke cloud atau lokal, unduh chat, dan tinjau akses peserta serta log keamanan untuk dokumentasi.